Penyebab, Gejala, Serta Cara Mencegah dan Mengatasi Dehidrasi

Diposkan oleh Adi Wijaya , in ,


cara mencegah dan mengatasi dehidrasi
Dehidrasi umumnya sering terjadi pada seseorang yang sering melakukan aktifitas fisik yang terlalu berat atau tinggi sebab biasanya semakin banyak keringat yang keluar akan menyebabkan orang akan semakin cepat dehidrasi. Itulah sebabnya mengapa jika kita terlalu banyak mengeluarkan keringat kita akan cepat haus. Akan tetapi terkadang pula orang yang tak melakukan aktifitas berat pun akan mengalami dehidrasi hal ini biasanya disebabkan karena orang tersebut kurang dalam mengkonsumsi air mineral atau air putih. Tapi apakah sobat tahu apakah dehidrasi itu ? dan bagaimana seseorang bisa dehidrasi ?

Dehidrasi adalah gangguan dalam keseimbangan cairan atau air pada tubuh. Hal ini terjadi karena pengeluaran air lebih banyak daripada pemasukan air (misalnya minum). Gangguan kehilangan cairan tubuh ini disertai dengan gangguan keseimbangan zat elektrolit tubuh.

Dehidarasi terjadi karena
  • Kekurangan zat natrium;
  • Kekurangan air;
  • Kekurangan natrium dan air.
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Dehidrasi

Dehidrasi terbagi dalam tiga jenis berdasarkan penurunan berat badan, yaitu

A. Dehidrasi Ringan

Penurunan cairan tubuh Kurang 5 % BB. Gejala umum yang sering ditunjukkan yaitu haus, bibir kering, dan lemas

B. Dehidrasi Sedang

Penurunan cairan tubuh antara 5-10 % BB. Pada tingkat dehidrasi sedang penderita terlihat haus, buang air kecil mulai berkurang. Mata terlihat agak cekung, kekenyalan kulit menurun, dan bibir kering.

C. Dehidrasi Berat

penurunan cairan tubuh antara 10-15 % BB. Gejala nya Selain gejala klinis yang terlihat pada dehidrasi ringan dan sedang, pada keadaan ini juga terlihat napas yang cepat dan dalam, kekenayalan kulit sangat menurun, kondisi tubuh sangat lemas, kesadaran menurun, nadi cepat.

Dalam kimia, reaksi dehidarsi biasanya didefinisikan sebagai reaksi yang melibatkan pelepasan air dari molekul yang bereaksi. Reaksi dehidrasi merupakan subset dari reaksi eliminasi. Karena gugus hidroksil (-OH) adalah gugus lepas yang buruk, pemberian katalis asam Brønsted sering kali membantu protonasi gugus hidroksil, menjadikannya gugus lepas yang baik

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Reaksi_dehidrasi

Penyebab Dehidrasi

Dehidrasi disebabkan oleh kekurangan asupan cairan dalam tubuh, atau kita kehilangan lebih banyak cairan. Cairan yang ada di dalam tubuh bisa terbuang melalui urine, muntah-muntah, diare, keringat, dan air mata.

Dehidrasi tidak begitu saja terjadi dengan sendirinya. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa penyebab utama dehidrasi.

  • Berkeringat secara Berlebihan
    Demam, berolahraga, latihan, mengangkut beban berat, atau pekerja kasar yang bekerja di tempat panas bisa terserang dehidrasi karena banyaknya keringat yang dikeluarkan. Sangat penting jika Anda meminum air secara teratur untuk menggantikan cairan yang terbuang. Anak-anak dan remaja lebih berisiko mengalami dehidrasi karena mereka tidak paham gejala-gejalanya.
  • Menderita Diabetes
    Penderita diabetes berisiko mengalami dehidrasi ketika kadar glukosa dalam darahnya naik dan tidak terkontrol. Akibatnya tingginya kadar gula, tubuh akan menghasilkan banyak urine dengan tujuan untuk membuang glukosa. Karena terlalu sering buang air kecil, maka tubuh berisiko mengalami dehidrasi.
  • Menderita Penyakit Tertentu
    Berikut ini adalah beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkan dehidrasi, seperti gastroenteritis, kecanduan alkohol, anoreksia nervosa, cystic fibrosis, luka bakar, dan heat stroke (sengatan panas).
  • Diare atau muntah yang cukup parah
    Kedua kondisi ini bisa disebabkan oleh bermacam-macam penyakit dan bisa menyebabkan hilangnya cairan tubuh dalam jumlah yang cukup banyak  dan dalam waktu singkat. Anak-anak dan bayi merupakan kelompok orang yang paling berisiko mengalami dehidrasi akibat dua hal ini.

Sumber : http://www.alodokter.com/dehidrasi/penyebab

Gejala / Tanda – Tanda Dehidrasi
  • Bibir dan lidah kering
  • Kulit kering
  • Sakit kepala ringan
  • Kurang atau tidak buang air kecil
  • Haus.
Beberapa Hal yang Dapat Mencegah Dehidrasi

  • Minumlah air dalam jumlah yang banyak. Normalnya, kita disarankan untuk minum air paling tidak sebanyak 8 gelas atau sekitar 2,5 sampai 3 liter air setiap hari untuk mencegah munculnya dehidrasi.
  • Minum minuman berenergi. Minuman berenergi mengandung rasa serta sodium yang justru dapat mendorong seseorang menjadi lebih banyak mengkonsumsi cairan. Sselain itu, minuman berenergi juga mengandung unsur vitamin dan mineral yang dapat menggantikan ion dalam tubuh yang hilang.
  • Hindari minuman yang mengandung kafein serta minuman yang mengandung alkohol. Minuman yang mengandung kafein serta alkohol karena justru dapat menyebabkan dehidrasi berat.
  • Jangan minum minuman bersoda. Minuman bersoda mengandung  gula yang tidak baik untuk kesehatan serta mengandung soda yang justru dapat mencegah masuknya cairan dalam tubuh kita.
  • Sebisa mungkin pakailah pakaian yang yang berwarna terang dan dapat menyerap keringat. Pakaian yang berwarna gelap justru membuat kita semakin terasa panas sehingga menyebabkan semakin banyak cairan yang keluar.
  • Usahakan untuk berada di tempat yang sejuk dan terlindung dari sinar matahari. Sebisa mungkin gunakan sunblok agar kulit tetap terjaga kelembabannya.
Makanan yang Dapat Mencegah dan Mengatasi Dehidrasi
  • Kelapa
    Kelapa terutama air kelapa dapat dikonsumsi untuk mengatasi dehidrasi. Selain memiliki rasa yang manis dan segar, air kelapa dapat mengembalikan ion-ion tubuh yang hilang sehingga tubuh menjadi terasa semakin segar.
  • Berries
    Buah dari keluarga berries seperti blackberry, raspberry, blueberry maupun strawberry mengandung air sebanyak 90%. Saat anda merasa haus, anda bisa mengkonsumsi buah berries yang selain dapat menjauhkan kita dari bahaya dehidrasi juga dapat memberikan berbagai vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh kita.
  • Semangka
    Semangka mengandung banyak sekali air. Selain dapat mengatasi dehidrasi, semangka juga mengandung berbagai nutrisi seperti betacaroten, likopen serta vitamin C yang sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita. Semangka dapat menggantikan ion tubuh yang keluar bersama keringat dan juga dapat menjaga kesehatan organ ginjal karena memiliki sifat diuretik.
  • Yoghurt
    Yoghurt memiliki kandungan air sebanyak 88%. Selain dapat mengatasi dehidrasi, dengan mengkonsumsi yoghurt anda akan mendapatkan kalsium, vitamin D, protein serta probiotik yang baik untuk menjaga sistem pencernaan. Selain itu yoghurt juga mengandung natrium serta kalium yang dapat menggantikan ion tubuh yang keluar bersama keringat.
  • Oatmeal
    Mengkonsumsi oatmeal untuk sarapan pagi, dapat mencegah kita mengalami dehidrasi. Oatmeal dapat menyerap air dalam jumlah yang lebih banyak dan setelah dicerna di dalam perut sehingga dapat mencegah munculnya dehidrasi. Selain itu oatmeal juga mengandung serat yang baik untuk pencernaan.
  • Pear
    Buah pear pengandung air yang dapat kita konsumsi untuk mencegah bahaya dehidrasi. Selain itu, pear juga mengandung banyak nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh kita.
  • Ketimun
    Ketimun kaya akan air serta mengandung vitamin C yang selain dapat mencegah bahaya terjadinya dehidrasi, juga dapat menjaga daya tahan tubuh serta menjaga kelembaban kulit. Selain itu, timun juga kaya akan serat yang dapat menetralkan racun dalam sistim pencernaan yang nantinya akan membuat sistem pencernaan menjadi lebih lancar.
  • Kiwi
    Kiwi juga dapat kita konsumsi untuk mengatasi dehidrasi. Selain mengandung air, kiwi juga bagus untuk kesehatan tubuh serta dalam menjaga kesehatan kulit. Mengkonsumsi kiwi setiap hari akan membuat tubuh dan kulit kita semakin sehat.
  • Apel
    Buah apel juga dapat kita konsumsi untuk mencegah munculnya dehidrasi. Sebutir buah apel mengandung banyak air,serta berbagai macam vitamin serta mineral yang baik untuk mengurangi kolesterol dalam tubuh.  Mineral yang terkandung di dalam apel, meliputi potasium, magnesium, zat besi serta kalsium.
  • Blewah
    Blewah mengandung banyak air yang dapat mengatasi dehidrasi dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, blewah juga baik dapat dikonsumsi untuk mengurangi uric acid atau asam urat yang berlebihan dalam tubuh kita sehingga kita terbebas dari penyakit asam urat.
Cara Mengatasi dan Mengobati Dehidrasi

1. Pindahkan ke tempat teduh, Jika seseorang mengalami dehidrasi akibat terlalu lama berada di bawah sinar matahari, maka hal pertama yang harus di lakukan ialah memindahkan orang tersebut ke tempat yang lebih teduh,  ini akan mengurangi pengeluaran keringat dan juga mencegah kelelahan

2. Baringkan badannya, dengan membaringkan badannya maka akan mencegah keluarnya lebih banyak energi dan dapat mencegah orang itu pingsan

3. Taruh kain basah pada bagian-bagian kulit tipis yang dapat menyerap kelembaban, daerah ini meliputi:
  • Pergelangan tangan
  • Leher
  • Selangkangan
  • Ketiak
  • Paha bagian dalam
4.  Longgarkan bajunya untuk mencegah lebih banyak keringat.

5. Beri makanan berair dalam jumlah kecil. Anda juga dapat mencoba memberikan dia buah berair, seperti semangka, jika mereka tidak merasa mual mereka mungkin akan muntah, jika mereka muntah, menunggu waktu yang singkat dan mencoba memberikan cairan lagi.

6. Berikan ia larutan oralit. Cara membuat larutan oralit adalah sebagai berikut:
  1. Gula satu sendok teh penuh
  2. Garam 1 sendok teh
  3. Air masak 1 gelas
  4. Campuran di aduk sampai benar-benar larut
  5. Minumkan pada korban
7. Cari bantuan medis, segera cari dokter terdekat jika korban kehilangan darah atau jika dehidrasinya parah. Karena dehidrasi yang tak terkendali bisa menyebabkan kematian.






Cari Artikel Menarik Lainnya



loading...

Share This Post

1 komentar:

pokoknya

Artikelnya bermkanfaat kak, ternyata begitu cara mencegah dehidrasi yang baik..